Minggu, 13 September 2015

K3L Pada Proses Pembubutan


Materi DIO PPPPTK BMTI – Pemesinan Bubut

Penerapan Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan (K3L) Pada Proses Pembubutan
Kegiatan produksi pada bengkel manufaktur terutama pada proses pembubutan, penerapan kesehatan, keselamatan kerja dan lingkungan (K3L) di lingkungan kerja seharusnya sudah menjadi keasadaran diri yang harus dilaksanakan tanpa adanya peringatan dan bahkan paksaan dari siapapun. Karena pada dasarnya penerapan K3L di lingkungan kerja secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada diri sendiri, orang disekitarnya, mesin, peralatan dan lingkungan kerja sehari-hari. Dengan demikian, apabila K3L diterapkan dengan penuh kesadaran akan berdampak positif dan jika tidak tentunya akan berdampak negatif terhadap diri sendiri dan lingkungan kerja. Terdapat beberapa kegiatan standar yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan terkait penerapan K3L pada saat melakukan proses pembubutan, diantaranya:
1) Kegiatan yang harus dilakukan
Kegiatan yang harus dilakukan terkait penerapan K3L pada saat proses pembubutan diantaranya:
 Menggunakan Pakaian Kerja
Untuk menghindari baju dan celana harian terkena kotoran, oli dan bendabenda lain pada saat melakukan proses pembubutan, operator harus menggunakan pakaian kerja yang standar 
 Menggunakan Kaca Pengaman (Safety Glasses)
Untuk menghindari mata terkena atau kemasukan tatal/beram pada saat proses pembubutan, maka selama melakukan pemotongan harus menggunakan kaca mata yang sesuai standar keselamatan kerja
 Menggunakan Sepatu Kerja
Pada saat melakukan proses pembubutan, tidak bisa dihindari adanya chip/ beram yang berserakan dilantai akibat dari hasil pemotongan. Selain itu ada kemungkinan benda/alat atau perlengkapan lain terjatuh dari atas dan juga oli yang berceceran. Maka dari itu, pada saat melakukan proses pembubutan harus menggunakan sepatu kerja sesuai standar yang berlaku 
 Menggunakan Alat Penarik Beram
Proses pembubutan akan menghasilkan potongan tatal/ beram. Hasil potongan yang melilit pada benda kerja, apabila dianggap perlu untuk menghilangkannya harus menggunakan alat penarik beram agar tangan tidak terluka 
2) Kegiatan yang Tidak boleh dilakukan
Kegiatan yang tidak boleh dilakukan pada saat proses pembubutan diantaranya:
 Menempatkan Peralatan Kerja Yang Tidak Aman
Agar semua peralatan aman dan mudah diambil pada saat akan digunakan, perlatan harus diletakkan dan ditempatkan pada posisi yang aman dan ditata dalam penempatannya. Penempatan peralatan  sangat tidak dibenarkan karena peralatan rawan akan terjadinya kerusakan akibat saling berbenturan atau mudah terjatuh.
 Meninggalkan Kunci Cekam Pada Mulut Pengencang Cekam Mesin
Setelah Melepas Benda Kerja
Menempatkan kunci cekam pada mulut pengencang cekam setelah melepas benda kerja  adalah kegiatan yang sangat membahyakan bagi operator dan orang-orang yang ada disekitarnya, karena apabila mesin dihidupkan sedangkan kunci cekam masih menempel di mulut kunci cekam mesin, kunci cekam akan terlempar dengan arah yang tidak jelas sehingga dapat mengenai siapa saja yang ada disekitarnya.
 Berkerumunan Disekirtar Mesin Bubut Tanpa Alat Pelindung
Berkerumunan disekirtar mesin bubut tanpa alat pelindung adalah salahsatu kegitan yang sangat membahayakan, karena rawan terjadi kecelakaan akibat
 Membiarkan air Pendingin dan Tatal/Beram Berserakan di Lantai
Dengan membiarkan air pendingan dan tatal berserakan dilantai  akan mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Misalnya lantai jadi licin sehingga orang yang lewat mudah terjatuh dan tatalnya dapat mengakibatkan orang yang lewat terluka kakinya. Selain itu dilarang keras bekas air pendingin dibuang sembarangan, karena campuran air pendingin mengandung bahan kimia yang berbahaya.
 Menggunakan Sarung Tangan Pada Saat Melakukan Pembubutan
Menggunakan sarung tangan pada saat melakukan pembubutan, juga sangat tidak dianjurkan. Karena jika menggunakan sarung tangan kepekaan tangan jadi berkurang, sehingga dalam melakukan pengukuran hasil pembubutan kurang sensitif (Gambar 6.76), dan juga tangan jadi kurang peka terhadap kejadian-kejadian lainnya yang dapat mengakibatkan tangan rawan terjadi kecelakaan.
 Membuang Tatal/Beram Bersama Jenis Sampah Lainnya
Kegiatan membuang tatal/beram hasil pembubutan bersama-sama jenis sampah lainnya sangatlah tidak dianjurkan  karena demi kesehatan lingkungan sampah jenis organik dan an-organik seharusnya dibedakan sehingga pengolahan akhirnya lebih mudah

2 komentar:

  1. Ilmu selayaknya diturunkan pada generasi , jangan hilang ditelan waktu. by Letzon T

    BalasHapus